Blog Summary

Title:

pesarean kelam

Submit Date: 06 March 2012
Listed in: Music
ARABIAN DREAMS Wind lick the spear thet planted To the corpse of the catasthrophe Falling tears of the cloudy skies Showering the putrescence surface Of landscape that and enshroud By convergent remains From armour of the end That defleshed by the deity plague Duhai pengisi tahta birahi Tidakah kentara gema pembuka Kisah masa cekam mengerikan Cerai beraikan kita berdua Mata pedang ini bara hasratku Cabik apapun yang membayangi Langkahku mencari antara kafilah galaksi Dan sandingkan dua hati kami Dimanakah kita saat Ya’juz dan Majuz terbebas Sempatkah kita bersua sejak Almasih Dajjal lahir Dan pembantaian dimulai… DATANG DAN PERGI Apa yang seharusnya akan terucap Justru hilang semuanya Dalam kelam datang dan pergi Datang dan pergi,... Tak peduli bagaimanakah hatiku.. Dalam gelap yang selalu Menyesakan Biar kusendiri sekedar elus hati karna kuingini Menatap senja sambil memalingkan muka Selamat tinggal semuanya kisah cinta Bukan untuk datang dan pergi namun kusendiri Tingga

Share |

People Views (57)

Comments (0)